Most Morden Business Technology To Use With Us
Home » Agency  »  Most Morden Business Technology To Use With Us
There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration

TIPS UNTUK MEMBUAT PRESENTASI YANG HEBAT 

Kemampuan untuk melakukan presentasi telah menjadi salah satu kecakapan dasar yang sangat fundamental bagi para para profesional. Dari presentasi internal, presentasi di depan stakeholder (pelanggan, customer, shareholder), presentasi untuk mendapatkan pendanaan start-up sampai dengan kampanye politik, semua sangat ditentukan oleh kemampuan melakukan presentasi yang jelas, tepat, mengena dan menarik audience. Ada begitu banyak tips untuk meningkatkan kemampuan melakukan presentasi, berikut adalah tiga tips utama yang bisa membantu Anda meningkatkan kemampuan melakukan presentasi Anda: 

1)KISS (Keep-It-Simple-Sweetheart)

 

Salah satu kesalahan terbesar seorang presenter adalah membuat slide yang sangat banyak (ratusan slide untuk presentasi 30-60 menit) dengan informasi yang masif di setiap slidenya. Anda adalah sang presenter, bukan slide Anda. Slide Anda hanya berfungsi sebagai alat bantu untuk memastikan alur presentasi berjalan secara terstruktur. Jika Anda menggunakan Microsoft PPT untuk membuat slide presentasi Anda, singkatan dari PPT adalah Power Points, artinya slide hanya berisikan poin-poin utama saja. 
Saya pernah mengikuti seminar tiga hari dengan pembicara tunggal John C. Maxwell. Total slide yang ditampilkan selama tiga hari seminar hanya lima, satu slide judul, tiga slide berisikan beberapa poin dan satu slide penutup yang yang hanya berisikan tulisan ‘Terima Kasih’. Saking sederhana dan ‘tidak menarik’nya slide-slide tersebut, perhatian audience menjadi begitu fokus kepada sang pembicara. Waktu presentasi yang berharga semestinya memang dipakai untuk berinteraksi dengan audience. 
Slide yang terlalu banyak dan detil hanya akan membuat audience merasa tidak terlalu membutuhkan sang presenter. 

2)Pictorial (Pictures Are More Sticky) 

 

Jangan penuhi slide Anda dengan tulisan, tetapi ganti dengan gambar yang relevan dan kata-kata kunci yang seminimalis mungkin. Anda sedang ‘menyiksa’ audience Anda dengan tulisan-tulisan yang padat dalam sebuah slide (apalagi yang berbentuk paragraph dengan banyak typo error/salah ketik). Tetapi ketika slide Anda berisikan gambar yang mewakili konten yang ingin Anda bawakan, audience akan lebih memperhatikan dan menyukainya. Contohnya, ketika Anda mempresentasikan 
tentang jantung manusia, tentu akan lebih menarik dan memudahkan audience Anda untuk memahami jantung dengan cara menunjukkan foto jantung daripada slide yang penuh dengan tulisan. Audience akan lebih mudah mengingat gambar daripada 
tulisan. Ada sebuah pepatah dalam bahasa Inggris “A picture speaks thousands of words” yang artinya sebuah gambar mewakili seribu kata-kata. Taruhlah gambar yang relevan dan mempunyai resolusi yang tinggi agar nyaman dilihat oleh audience. 

3)Grabber (Hook the Audience) 

 

Sebuah presentasi yang menarik dan akan dikenang untuk waktu yang sangat lama ketika ada sesuatu yang ‘berbeda’ dan ‘unik’ selain dari hanya berbicara dan menunjukkan slide. Sebagai contoh, ketika saya berbicara sebuah topik mengenai visi, saya akan meminta beberapa audience untuk melipat pesawat terbang dari 
kertas dan bebas melemparnya kemana saja, lalu saya akan meminta mereka memungut pesawat-pesawat kertas tersebut dan mengarahkannya ke sebuah titik yang sudah saya tentukan. Dari kegiatan ini, audience akan selalu ingat bahwa ketika ada visi, maka kita akan lebih terarah dan fokus. Contoh lain adalah ketika saya membawakan topik tentang perubahan, saya akan meminta audience saya untuk melipat tangan mereka dan melihat apakah lengan yang diatas adalah lengan kanan atau kiri. Kemudian saya akan meminta mereka untuk mengubah posisi lengan mereka, yang tadinya kiri diatas sekarang kanan diatas dan sebaliknya. Rasanya tentu tidak nyaman karena tidak terbiasa, tetapi jika Anda lakukan beberapa kali, maka rasanya akan mulai terbiasa. Begitu pula dengan perubahan, awal-awal pasti terasa aneh, tetapi manusia adalah homo sapiens yang pintar, kita mempunyai kemampuan yang tinggi untuk beradaptasi. 

Penulis: Edysen Shin. Seorang pembicara profesional yang sudah melakukan presentasi di puluhan negara dan ratusan institusi selama sepuluh tahun terakhir.